Selasa, 08 Agustus 2017

Algoritma dan Pemrograman

Algoritma dan pemrograman



      Apasih algoritma??? Apasih pemrograman??? Yuk kita bahas

AAlgoritma


   Algoritma adalah urutan langkah-langkah logis penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis dan logis danAlgoritma juga dapat digunakan untuk merepresentasikan suatu urutan kejadian secara logis dan dapat diterapkan di semua kejadian sehari-hariAlgoritma sendiri mempunyai sejarah yang aneh. Orang hanya menemukan kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Anda dikatakan algorist jika Anda menghitung menggunakan angka arab. Para ahli bahasa berusaha menemukan asal kata ini namun hasilnya kurang memuaskan. Akhirnya para ahli sejarah matematika menemukan asal kata tersebut yang berasal dari nama penulis buku arab yang terkenal yaitu Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al-Khuwarizmi. 
Algoritma memiliki sifat dan ciri sebagai berikut : 
          
         Sifat Algoritma
       A.) Tidak menggunakan simbol atau sintaks dari bahasa pemrograman.
            B.) Tidak tergantung pada suatu bahasa pemrograman.
                C.) Notasi notasinya dapat digunakan untuk bahasa bahasa manapun

                            Ciri Algoritmma  
                     1.) Algoritma harus berhenti setelah mengerjakan sejumlah langkah terbatas. 
                         2.) Setiap langkah harus didefinisikan dengan tepat dan tidak berarti-dua (Ambiguitas). 
                             3.) Algoritma memiliki nol atau lebih masukkan. 
                                 4.) Algoritma memiliki nol atau lebih keluaran. 
                                   5.) Algoritma harus efektif (setiap langkah harus sederhana sehingga dapat                               dikerjakan dalam waktu yang masuk akal)

                                 PENULISAN ALGORITMA


                                1. Deskriptif 

                                       Algoritma bertipe Deskriptif maksudnya adalah algoritma yang ditulis dengan bahasa manusia sehari-hari (misalnya Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris). Setiap Langkahnya ditulis dalam satu kalimat atau lebih. Tidak ada aturan untuk penulisan algoritma bertipe Deskriptif ini. Semua kalimat ditulis dengan sistematis, jelas, terbatas dan berurutan.
                                Contoh :
                                1. Algoritma menghitung_luas_segitiga
                                2. Untuk menghitung Luas Segitiga pertama Masukan nilai alas
                                  2. Flowchart (diagram alur)
                                      Algoritma bertipe Flow Chart adalah algoritma yang ditulis dalam bentuk diagram-diagram dengan anak panah sebagai penunjuk urutan langkah algoritmanya. Didalam Diagram terdapat Simbol-simbol yang mempunyai makna atau arti tersendiri.
                                  3. Pseudocode 
                                      Algoritma bertipe Pseudocode maksudnya adalah tiruan atau imitasi dari kode bahasa pemograman. Pada dasarnya, pseudocode merupakan suatu bahasa yang memungkinkan programer untuk berfikir terhadap permasalahan yang harus dipecahkan tanpa harus memikirkan syntax dari bahasa pemograman yang tertentu. Jadi pseudocode digunakan untuk menganmbarkan logika urut-urutan dari perogram tanpa memandang bagaimana bahasa pemorogramannya.

                                  Contoh soal Algoritma : 
                                  1.) Pada suatu hari ada seorang gembala yang bernama charles dia melewati hutan dan akan                menyebrangi jembatan bersama kucing, rumput, sapi tetapi ia melihat tulisan yang ada didepan jembatan "jembatan ini hanya cukup untuk 2 orang saja." Bagaimana semuanya bisa selamat sampai rumah pengembala walaupun jembatan hanya mampu menampung 2 orang saja?
                                            jawab: 
                                  a. sebrangkan sapi
                                  b. stelah selesai sebrangkan sapi, keluarkan sapi dan menyebrang lagi 
                                  c. sebrangkan rumput keluarkan  rumput dan menyebrang lagi
                                  d. sebrangkan kucing.
                                  2.) Susulan algoritma untuk memginput dua buah bilangan (misal A dan B) kemudian menghitung dan mencetak total kedua buah bilangan tersebut?
                                  jawab:
                                  Cara 1
                                  a. READ (A)
                                  b. READ
                                  c. T = A+B
                                  d. WRITE

                                  Cara 2
                                  a. READ (A,B)
                                  b. T = A+B
                                  c. WRITE (T)

                                  Cara 3
                                  a. READ (A)
                                  b. READ (B)
                                  c. WRITE (A+B)

                                  Cara 4
                                  a. T = O
                                  b. READ (A)
                                  c. T = T+A 
                                  d. READ (B)
                                  e. T = T+B
                                  f. WRITE (T) 

                                  Cara 5
                                  a. T = O
                                  b. READ (A)
                                  c. T = T+A
                                  d. READ (A)
                                  e. T = T+A
                                  f. WRITE (T)

                                   B.  Pemrograman

                                   

                                     
                                       Pemrograman adalah proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun suatu program komputer. Kode ini ditulis dalam berbagai bahasa pemrograman. Tujuan dari pemrograman adalah untuk memuat suatu program yang dapat melakukan suatu perhitungan atau 'pekerjaan' sesuai dengan keinginan si pemrogram. Untuk melakukan pemrograman, diperlukan keterampilan dalam algoritma, logika, bahasa pemrograman, dan pada banyak kasus, pengetahuan-pengetahuan lain seperti matematika. Pemrogramanjuga berarti suatu seni dalam menggunakan satu atau lebih algoritma yang saling berhubungan dengan menggunakan suatu bahasa pemrograman tertentu sehingga menjadi suatu program komputer. Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda pula. Gaya pemrograman ini biasa disebut paradigma pemrograman. pemrograman pula dapat diartikan mengubah suatu masalah yang dapat dimengerti oleh komputer dan dapat dipecahkan oleh komputer.
                                         Bahasa pemrograman yang berbeda mendukung gaya pemrograman yang berbeda (disebut paradigma pemrograman). Pilihan bahasa yang digunakan adalah tunduk pada banyak pertimbangan, seperti kebijakan perusahaan, kesesuaian untuk tugas, ketersediaan pihak ketiga paket, atau keinginan individunya.

                                  Tujuan Pemrograman:



                                  1. Meningkatkan kehandalan program
                                  2. Program mudah dibaca dan ditelusuri
                                  3. Menyederhanakan kerumitan program
                                  4. Memudahkan pemeliharaan program
                                  5. Meningkatkan produktivitas pemrograman
                                  CPengertian Interpreter dan Compiler 
                                    • Interpreter adalah Perangkat lunak yang mampu mengeksekusi code program (yang ditulis oleh programer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin melakukan intruksi yang diminta oleh programmer tersebut.
                                    •  Compiler adalah suatu program yang menerjemahkan bahasa program ( source code) kedalam bahasa objek (obyek code). 
                                       Perbedaan Interpreter dan Compiler :




                                    1.  Interpreter menerjemahkan intruksi per intruksi sedangkan compiler menerjemahkan secara keseluruhan.
                                    2. Source program menggunakan interpreter tidak harus ditulis dengan lengkap sedangkan compiler harus lengkap 
                                    3. Bila terjadi kesalahan intruksi maka dapat diperbaiki secara interaktif. kalau compiler harus dibenarkan dan proses kompilasi diulang kembali.
                                    4. Tidak menghasilkan objek program. kalau compiler menghasilkan objek program
                                    5. interpreter pemrosesan programnya lebih lambat sedangkan compiler lebih cepat. 
                                    6. Source kode program tertulis digambar sedangkan compiler digunakan satu kali pada sorce kompilasi program. 

                                    0 komentar:

                                    Posting Komentar