Bilangan Biner dan Konversinya
Bilangan Biner umum digunakan pada dunia komputasi. Komputer menggunakan Bilangan Biner agar bisa saling berkomunikasi antar komponen (hardware) maupun antar sesama komputer. Karena komputer hanya menggunakan bahasa mesin, yaitu apabila komputer mendapatkan sinyal listrik atau tegangan listrik (Volt), berarti bernilai 1. Apabila komputer tidak mendapatkan sinyal listrik atau tegangan listrik, berarti bernilai 0.
Bilangan Biner dapat dikonversikan ke jenis sistem bilangan lain seperti bilangan Desimal dan Oktal. Manusia sering menggunakan bilangan Desimal dalam kehidupannya sehari-hari. Bilangan Biner dan jenis sistem bilangan lainnya saling menyusun satu sama lain. Misalnya bilangan biner 00000010 merupakan angka 2 dalam bilangan Desimal. Begitupun sebaliknya, apabila angka 2 Desimal, maka berarti angka 00000010 dalam Bilangan Biner
Bilangan Biner digunakan juga untuk menyusun suatu data ataupun file yang terdapat di dalam komputer. Misalnya terdapat suatu file yang berukuran 1MB (Mega Byte). Apabila 1 Byte= 8 bit, berarti file tersebut tersusun atas beratus-ratus bit menjadi sebuah file tersebut.
Bilangan Biner juga digunakan untuk berkomunikasi antar sesama komputer dalam suatu jaringan. Karena komputer hanya mengerti Bilangan Biner, maka komputer menstransmisikan sinyal-sinyal listrik ke perangkat jaringan untuk bisa berkomunikasi satu sama lain.
Bilangan Biner sangat penting dalam menyusun suatu jaringan komputer. Untuk menyusun suatu IP Address, Bilangan Biner sangatlah diperlukan.
Bilangan desimal adalah bilangan yang menggunakan 10 angka mulai 0 sampai 9 berturut2. Setelah angka 9, maka angka berikutnya adalah 10, 11, 12 dan seterusnya. Bilangan desimal disebut juga bilangan berbasis 10. Contoh penulisan bilangan desimal : 1710. Ingat, desimal berbasis 10, maka angka 10-lah yang menjadi subscript pada penulisan bilangan desimal.
Bilangan biner adalah bilangan yang hanya menggunakan 2 angka, yaitu 0 dan 1. Bilangan biner juga disebut bilangan berbasis 2. Setiap bilangan pada bilangan biner disebut bit, dimana 1 byte = 8 bit.
Contoh penulisan : 1101112.
sumber: http://madara-ku.blogspot.com/2012/03/bilangan-biner-dan-konversinya.html
contoh soal :
A.Desimal ke Biner
1.10 + No.absen
10 + 20 = 30
128 64 32 16 8 4 2 1
0 0 0 1 1 1 1 0
2.57 + No.absen
57 + 20 = 77
128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 0 1 1 1 1 1
3.156 + No.absen
156 + 20 = 176
128 64 32 16 8 4 2 1
1 0 1 1 0 0 0 0
4.200 + No.absen
200 + 20 = 220
128 64 32 16 8 4 2 1
1 1 1 0 1 1 0 0
5.215 + No.absen
215 + 20 = 235
128 64 32 16 8 4 2 1
1 1 1 0 1 1 1 1
B.Biner ke Desimal
1. 128 64 32 16 8 4 2 1
1 0 1 0 1 1 0 1 = 173
2. 128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 0 1 0 1 0 1 = 85
3. 128 64 32 16 8 4 2 1
1 0 1 1 1 1 1 0 = 190
4. 128 64 32 16 8 4 2 1
1 0 1 1 0 1 1 0 = 182
5. 128 64 32 16 8 4 2 1
0 1 1 1 1 1 0 0 = 124
0 komentar:
Posting Komentar